Wildan Hersa Syakir – Banten I
Pendidikan saat ini : S1 Hukum – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Instagram : @wlldnhrsa
Quote : Saya tidak ingin hanya menjadi wajah pariwisata Indonesia. Saya ingin menjadi suara bagi tempat-tempat yang belum cukup didengar.
Hobi & Minat :
Saya memiliki minat besar pada eksplorasi daerah, budaya lokal, storytelling digital, isu sosial, hukum, dan pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Saya senang turun langsung ke lapangan, bertemu masyarakat, menggali cerita di balik sebuah daerah, serta mendokumentasikannya melalui tulisan, foto, maupun konten digital.
Di luar aktivitas akademik dan profesional, saya menikmati proses membaca, berdiskusi, membuat konten, dan menjelajahi destinasi yang belum banyak dikenal. Bagi saya, perjalanan bukan hanya tentang mengunjungi tempat baru, tetapi tentang memahami bagaimana masyarakat hidup, bagaimana budaya dipertahankan, dan bagaimana potensi lokal dapat berkembang tanpa kehilangan identitasnya.
Minat tersebut saya kembangkan melalui keterlibatan dalam Warga Nalar, sebuah wadah anak muda yang saya inisiasi dan saya bangun untuk mengangkat potensi daerah, desa wisata, ekonomi kreatif, budaya, serta isu-isu sosial melalui media digital. Karena itu, saya melihat pariwisata bukan hanya sebagai industri perjalanan, tetapi sebagai ruang untuk membangun kesadaran, memperluas kesempatan ekonomi, dan memastikan suara masyarakat lokal ikut menjadi bagian dari cerita Indonesia.
Prestasi Terbesar / Pengalaman Organisasi :
- Grand Winner Duta Pariwisata Banten 2025 dan kembali menjadi Winner Duta Pariwisata Banten 2026, serta dipercaya mewakili Provinsi Banten dalam ajang Duta Pariwisata Indonesia 2026.
- Founder Warga Nalar, wadah gerakan anak muda yang bergerak dalam edukasi publik, storytelling digital, dan advokasi isu sosial, budaya, lingkungan, serta pariwisata. Warga Nalar secara aktif mengangkat potensi desa wisata, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal dari berbagai daerah melalui media digital.
- Brand Ambassador Kunci Hukum dan Juristic Indonesia, dengan fokus pada penyampaian edukasi hukum dan isu sosial kepada generasi muda melalui komunikasi digital yang kritis, sederhana, dan relevan.
- Peserta Program Magang Mahasiswa di Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, dengan pengalaman mendukung bidang analisis hukum, tata kelola SDM aparatur, dan pendidikan vokasi, termasuk inventarisasi regulasi, penyusunan bahan analisis, serta dukungan terhadap koordinasi kebijakan.
- Human Resources Development (HRD) Kunci Legal dan Forlawtous Indonesia, dengan pengalaman dalam pengelolaan dan pengembangan anggota, koordinasi internal, serta membangun sistem kerja dan kolaborasi untuk mendukung keberlanjutan organisasi dan program kepemudaan.
Potensi Wisata Unggulan Provinsi :
- Desa Sawarna – Wisata Alam dan Pesisir Sawarna punya lebih dari sekadar Pantai Sawarna. Ada Pantai Tanjung Layar, Pantai Karang Bokor, Karang Taraje, Pantai Ciantir, hingga Goa Langir yang masing-masing punya karakter dan cerita berbeda. Saya ingin mengangkat Sawarna sebagai kawasan wisata yang tidak hanya menjual lanskap, tetapi juga memperkuat keterlibatan masyarakat lokal, UMKM, dan ekonomi kreatif agar manfaat pariwisatanya benar-benar kembali ke desa.
- Desa Kanekes – Masyarakat Adat Baduy dan Kearifan Lokal Kanekes memiliki kekayaan yang jauh lebih dalam dari sekadar kawasan adat. Ada Pikukuh sebagai pedoman hidup masyarakat Baduy, tradisi Seba Baduy, hingga kerajinan seperti batik Tapak Kebo yang merefleksikan identitas budaya mereka. Saya ingin memperkenalkan kekayaan ini dengan pendekatan yang menghormati batas-batas adat, bukan menjadikan budaya sebagai sekadar komoditas pariwisata. Bagi saya, mengenalkan Baduy berarti juga belajar menghargai cara mereka menjaga alam, tradisi, dan identitasnya.
- Desa Kubangsari – Golok Abah Jamhari dan Seni Budaya Cilegon Kubangsari memiliki potensi budaya yang dekat dengan kehidupan masyarakat Cilegon, salah satunya Golok Abah Jamhari, yang tidak hanya berbicara tentang kerajinan, tetapi juga sejarah dan keterampilan yang diwariskan. Selain itu terdapat seni bela diri Berusakti dan berbagai tradisi kesenian masyarakat yang dapat menjadi bagian dari narasi budaya Cilegon. Saya ingin mendorong potensi seperti ini masuk ke ruang pariwisata dan ekonomi kreatif agar budaya lokal tidak hanya dikenang sebagai warisan, tetapi terus dipraktikkan, dipelajari generasi muda, dan memberi nilai bagi masyarakat yang menjaganya.
Visi Anda sebagai Duta Pariwisata Indonesia 2026 :
“Membawa cerita dan potensi pariwisata daerah ke ruang nasional melalui gerakan digital yang berkelanjutan, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.”
Jika terpilih sebagai Duta Pariwisata Indonesia 2026, saya ingin memperluas gerakan yang telah saya mulai melalui Warga Nalar – platform digital yang mengangkat potensi desa wisata, budaya, ekonomi kreatif, dan cerita masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.
Bagi saya, promosi pariwisata tidak seharusnya berhenti pada seberapa banyak sebuah destinasi dilihat. Yang lebih penting adalah apa yang terjadi setelah orang melihatnya, apakah mereka menjadi tahu, peduli, datang, membeli produk lokal, berdiskusi, atau ikut menjaga.
Karena itu, saya ingin menjadikan Warga Nalar sebagai ruang yang menghubungkan cerita lokal dengan percakapan nasional, melalui eksplorasi daerah, storytelling digital, kolaborasi dengan pemerintah daerah dan pelaku pariwisata, serta FGD nasional yang melibatkan anak muda untuk membahas dan mencari solusi atas potensi maupun tantangan pariwisata Indonesia.
Misi Utama :
- WAR – Wadah Aspirasi Rakyat. Membuka ruang digital bagi masyarakat dan anak muda untuk menyampaikan cerita, potensi, pengalaman, serta persoalan pariwisata dari daerahnya. Warga Nalar menjadi ruang untuk mendengar Indonesia dari masyarakat yang hidup di dalamnya.
- GA – Gali Potensi Daerah. Melanjutkan eksplorasi berbagai daerah untuk menggali desa wisata, destinasi, budaya, UMKM, dan ekonomi kreatif secara langsung. Hasil eksplorasi dikemas menjadi konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan informasi dan konteks tentang masyarakat di balik sebuah destinasi.
- NA – Narasikan untuk Nusantara. Membawa cerita lokal ke audiens yang lebih luas melalui storytelling digital dan kolaborasi dengan Dinas Pariwisata, pemerintah daerah, Pokdarwis, komunitas, kreator lokal, serta pelaku ekonomi kreatif. Tujuannya agar potensi yang selama ini hanya dikenal di tingkat lokal dapat memiliki panggung di tingkat nasional hingga internasional.
- LAR – Lanjutkan Aksi dan Ruang Diskusi. Mengubah hasil eksplorasi dan konten Warga Nalar menjadi bahan FGD digital nasional bersama anak muda. Isu, potensi, dan temuan dari berbagai daerah akan dikurasi menjadi bahan diskusi untuk menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan peluang kolaborasi yang dapat ditindaklanjuti bersama pihak terkait.
Komitmen Diri sebagai Duta Pariwisata Indonesia 2026 :
Jika terpilih sebagai Duta Pariwisata Indonesia 2026, saya berkomitmen menjalankan amanah ini dengan loyalitas, integritas, dan konsistensi, bukan hanya selama masa tugas, tetapi sebagai bagian dari perjalanan yang memang sudah saya mulai. Melalui Warga Nalar, platform digital yang saya bangun, saya telah melakukan eksplorasi, kurasi, dan publikasi desa wisata di Riau, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali, serta berkolaborasi dengan beberapa pemerintah daerah dan Dinas Pariwisata untuk memperkenalkan potensi daerah kepada publik yang lebih luas.
Saya ingin membawa pengalaman tersebut ke ruang yang lebih besar dengan terus turun ke lapangan, mendengar masyarakat, mengangkat cerita daerah, dan membangun kolaborasi bersama pemerintah, Dinas Pariwisata, Pokdarwis, komunitas, pelaku ekonomi kreatif, dan anak muda. Saya akan menjaga integritas dengan tidak sekadar mempromosikan destinasi karena visualnya menarik, tetapi juga menyampaikan cerita secara bertanggung jawab, menghormati budaya dan masyarakat lokal, serta berani mengangkat persoalan yang perlu dibicarakan.
Bagi saya, menjadi duta bukan tentang seberapa lama kita memakai selempang, tetapi seberapa lama kita tetap bergerak setelah selempang itu dilepas. Karena itu, saya ingin memastikan apa yang sudah saya bangun melalui Warga Nalar terus berkembang menjadi jejaring dan gerakan yang lebih luas, sehingga semakin banyak desa memiliki ruang untuk bercerita, semakin banyak potensi lokal dikenal, dan semakin banyak anak muda terlibat dalam menjaga serta mengembangkan pariwisata Indonesia.
Pesan untuk Masyarakat :
Banten jangan hanya dibanggakan, Banten harus diperjuangkan. Terlalu banyak potensi kita yang hanya menjadi cerita di daerah sendiri, terlalu banyak budaya yang dikenal setelah hampir dilupakan. Saya mengajak anak muda Banten untuk berhenti menjadi penonton, angkat ceritanya, bela budayanya, dukung masyarakatnya, dan bawa potensinya ke ruang yang lebih luas.
Dukungan kepada saya bukan sekadar tentang siapa yang memakai selempang, tetapi tentang seberapa keras kita membawa suara Banten agar didengar Indonesia. Kalau hari ini kita punya kesempatan untuk mengenalkan satu desa, satu tradisi, satu karya, atau satu cerita lokal, jangan biarkan kesempatan itu lewat begitu saja.
Saya tidak datang membawa Banten untuk sekadar tampil. Saya datang membawa Banten untuk didengar. Banten Jawara!
Dukungan Voting Duta Pariwisata Indonesia 2026
Terima kasih atas dukungan Anda dalam ajang Pemilihan Duta Pariwisata Indonesia 2026. Melalui halaman ini, Anda dapat memberikan dukungan kepada finalis pilihan Anda sebagai bentuk apresiasi dan partisipasi dalam mendukung generasi muda yang berperan aktif dalam mempromosikan pariwisata, budaya, serta potensi daerah.
Setiap dukungan yang diberikan akan menjadi bagian dari sistem penilaian dalam proses pemilihan Duta Pariwisata Indonesia.
Informasi Voting
1 Point dukungan senilai Rp10.000
Pembelian point berlaku kelipatan (contoh: 1, 5, 10, 20 point, dan seterusnya).
Voting yang berhasil dilakukan akan langsung terakumulasi pada perolehan suara finalis.
Verifikasi voting dilakukan setiap hari pada pukul 00:00 WIB oleh sistem untuk memastikan validitas seluruh dukungan yang masuk.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi secara positif dan sportif dalam mendukung finalis favorit Anda.
Terima kasih atas dukungan Anda dalam memajukan pariwisata Indonesia melalui generasi muda inspiratif.





